Bab 13 – Bear-san Menaklukan Para Goblin

Editor = DarkSoul
==============================================================

Aku pergi dengan Rurina-san untuk menaklukkan para goblin.

Aku akan bertanya untuk berjaga-jaga, tapi Yuna-chan, apakah kamu berniat untuk berpakaian seperti itu?

Dia melihat beruang itu dan bertanya.

Iya.

Ya ampun, aku sudah menyerah.

Begitu ‘kah?

Dia melihat beruangku dan menghela nafas.

Ngomong-ngomong, di mana para goblin berada?
Mereka berada di dekat gunung desa, enam jam ke arah timur dari sini.
Enam Jam!
Ya, jadi lebih baik jika kita segera pergi. Aku ingin tiba saat siang hari.

Mengapa kamu menyuruh hikikomori untuk berjalan selama enam jam?
Kalau bukan karena sepatu beruang, jarak seperti itu haram bagi hikikomori.

Aku punya makanan dan air, jadi akan baik-baik saja.

Aku tidak khawatir soal itu.
Kebetulan, tempatku berlatih sihir ada di hutan, dekat gerbang barat.
Aku menghela nafas ketika aku berpikir tentang berjalan selama enam jam.
Jika aku tahu lokasinya, aku akan menolak.
Sudah terlambat sekarang.
Aku meninggalkan kota dengan perasaan lesu.

Umm, bisakah aku bertanya sesuatu?
Jika aku bisa menjawabnya.
Mengapa kamu berpakaian seperti itu? Aku tidak tahu seberapa kuat kamu, tetapi bukankah lebih baik bagi petualang untuk memakai alat pelindung yang layak?

Seseorang benar-benar menanyakan pertanyaan yang aku pikirkan sebelumnya.

Q. Mengapa kamu berpakaian seperti itu?
A1: Karena aku suka pakaian ini.
(Aku tidak bermaksud berbohong semacam itu)
A2: Aku akan menjawab dengan jujur ​​dan mengatakan bahwa ini adalah alat pelindung terkuat.
(Aku bukanlah orang idiot yang akan membeberkan rahasianya sendiri)
A3: Aku tidak bisa menggunakan sihir jika tidak memakai ini.
(Aku bukan orang idiot yang akan membeberkan kelemahannya sendiri)
A4: Aku berbohong dan mengatakan bahwa ini adalah kenang-kenangan dari ibuku.
(Itu bukan alasan untuk memakainya sepanjang waktu)
A5: Aku menjawab kalau itu baju besi pelindung biasa.
(Aku ingin tahu apakah ini aman?)

Itu karena ini lebih kuat dari alat pelindung biasa.
Apakah begitu?
Meskipun aku tidak tahu bahannya terbuat dari apa, kostum beruang memiliki pertahanan fisik dan sihir yang bagus. Juga, beruang putih ini adalah item bag. (Entah kenapa di English berubah dari item-box ke item bag)

Aku sudah menunjukkan kotak beruang ketika aku sedang berbelanja, jadi tidak ada alasan untuk menyembunyikannya.
Aku hanya akan membuatnya berpikir bahwa beruang lebih baik daripada pelindung umum.

Lalu, beruang hitam itu?
Power enhancenment? Ini memperkuat kekuatanku.

Aku berjalan menuju batu di sisi jalan dan memukulnya dengan Bear Punch.
Batu itu hancur.

Aku memukul Deborane dengan kekuatan ini, jadi tidak heran wajahnya babak belur.

Rurina tampaknya diyakinkan setelah menerima sedikit informasi ini.

Lalu, apakah sepatu itu juga memiliki efek tertentu?
Sepatu? ………Ya

Aku baru saja mendapatkan ide yang bagus.
Aku melihat sarung tangan dan sepatu beruang.
Aku berusaha untuk tidak tertawa dan menyeringai.

Rurina.
Apa? ... Tatapan itu ...
Hei, apakah kamu ingin sampai di desa sedikit lebih awal?
Apa yang kamu bicarakan?

Dia merasa tidak nyaman dan sedikit menjauhiku.

Sangat merepotkan untuk berjalan selama 6 jam, jadi kita akan melakukan ini saja!

Aku menyelinap ke belakang Rurina-san dan menepuk lututnya. Begitu dia kehilangan keseimbangan, aku menangkapnya.
Itu adalah mimpi seorang gadis.
Itulah Gendongan ala Putri (Princess Carry).
Itu bukan sesuatu yang kuinginkan sih.

Pegangan dengan erat. Akan berbahaya jika kamu mencoba berbicara kemudian menggigit lidahmu.

Setelah mengatakan itu, aku mulai berlari.

Hei ー」

Cepat, cepat.

Yuna-chan! Kumohon berhenti

Aku mengabaikan perkataanya dan terus berlari.
Dia ringan, berkat sarung tangan beruang.
Aku cepat, berkat sepatu beruang.
Sepatu beruang juga mencegahku dari rasa lelah, tidak peduli berapa lama aku berlari.
Kami dengan cepat tiba di dekat desa.

Kamu mengerikan, Yuna-chan. Bahkan ketika aku berkali-kali memberitahumu untuk berhenti. Meskipun itu (Princess Carry) adalah pertama kalinya bagiku  ... aku merasa takut.

Rurina menatapku dengan mata berkaca-kaca setelah berbaring di tanah.

Tapi, kita sudah tiba lebih awal kan?

Kami tiba dalam 30 menit, ketimbang berjalan selama enam jam.

Apakah kamu mungkin menyukainya?
Tidak ‘lah. Tapi tetap saja, aku tidak mengira bisa sampai begitu cepat.

Masih pagi, masih lama sebelum makan siang.

Sebenarnya, aku ingin bermalam di desa ini dan mendengar laporan tentang goblin.
Lalu, mari kita segera menaklukkan para goblin?
Mari kita lihat. Jika kamu tidak merasa lelah, ayo kita dengarkan informasi mengenai para goblin dari Kepala Desa.

Kami menyapa penjaga gerbang yang berjaga di pintu masuk ke desa.

Ada apa dengan pakaian itu. Apakah kamu mungkin seorang petualang?

Dia menatapku sekali sebelum bertanya pada Rurina-san.
Ada apa dengan pakaian itu = diriku.
Petualang = Rurina-san.
Pikirku.

Kami datang untuk menaklukkan para goblin yang muncul di daerah sekitar sini.
Hanya kalian berdua?

Dia terlihat gelisah.
Aku tidak terkejut.
Ada banyak goblin dalam permintaan itu, namun hanya dua wanita yang datang.
Belum lagi, salah satunya berpakaian aneh.
Dia hanya bisa terlihat gelisah.

Benar. Kami ingin mendengar ceritanya, jadi bisakah kamu mengatur pertemuan dengan Kepala Desa?
Aku mengerti. Ikuti aku.

Prajurit itu tidak mengusir kita. Sebaliknya, ia membawa kami ke sebuah rumah di tengah desa.

Pak Kades, apa Anda ada di dalam!
Ada apa, Roy?

Seorang pria berusia 50-an keluar.

Para petualang datang.
Oh, apa kalian datang untuk membantu kami? Sungguh melegakan!

Ketika dia melihatku, suaranya menjadi lebih rendah.

Umm, maafkan aku, tapi hanya dua orang?
Ya, hanya kami berdua, tapi yakinlah bahwa kami akan menyelesaikan permintaannya.
Apakah begitu?

Dia menatapku dengan tatapan gelisah yang sama dengan penjaga gerbang.
Lagi pula, penampilan itu penting, ‘kan~
Seorang gadis kecil yang mengatakan dia datang untuk menyelesaikan penaklukkan goblin.
Meskipun aku diberitahu hal itu, aku juga berpikir bahwa itu tidak mungkin untuk seorang gadis kecil.

Kalau bisa, saya ingin anda memberi tahu kami lokasi para goblin.

Rurina-san menyadari perasaan Kepala Desa dan mengubah topik sehingga suasananya tidak akan menjadi lebih buruk.

Para goblin berasal dari pegunungan itu. Aku sering melihat mereka saat sedang berburu.
Saya mendengar bahwa ada 50 jumlahnya, bisakah Anda mengkonfirmasikan ini?
Satu orang menjadi korban mereka di gunung. Saat itulah kami melihat mereka.
Begitukah. Kalau begitu, kami akan pergi memeriksanya. Jika kami tidak kembali besok, silakan hubungi guild.
Aku mengerti. Terima kasih sebelumnya.

Kami meninggalkan desa dan pergi ke pegunungan.

Yuna-chan, apa kamu sungguh tidak apa-apa sendirian?
Tidak masalah. Aku hanya punya satu permintaan untuk Rurina-san. Tolong ambil bukti penaklukan dan kuliti mereka.
Tidak masalah.

Jaminan diamankan!
Bukti penaklukan sepertinya Batu Sihir.
Kau harus membedah tubuhnya dan mengeluarkan batunya.
Yap, Tidak Mungkin!
Itu bahkan lebih menyusahkan karena goblin tidak bisa digunakan sebagai material.

Baiklah, mari kita pergi. Aku akan berjalan di depan, jadi ikuti aku.

Aku menggunakan skill pendeteksiku, Observing Eyes of the Bear.
Aku merasakan banyak reaksi di arah sana.
Sangat tidak nyaman karena tidak ada peta, tetapi senang mengetahui arah yang harus dituju.
Ada reaksi berbahaya di depan.
Aku memutuskan untuk pergi dan mengalahkannya, apa pun itu.

Umm, aku tidak keberatan mengikutimu di belakangmu, tetapi mohon lebih waspada dengan sekitarmu.
Tidak masalah. aku menggunakan sihir deteksi, dan tidak ada monster di dekat sini.
Eh, kamu punya sihir seperti itu ?!
Anehnya, ada banyak goblin.
Banyak?
Sekitar 100 banyaknya.
Eh, 100?! Benarkah?! Itu sangat tidak mungkin bagi kita.
Mengapa? Cuma ada 100 Deborane.
Serius kamu bilang gitu??
Yap.

Dia menghembuskan nafas karena menyerah.

Aku akan memberi tahumu sekarang, jika keadaan mulai berbahaya, aku akan meninggalkanmu dan melarikan diri.
Nggak masalah.

Aku ‘kan lebih cepat.

Haa, apa benar tidak apa-apa? Kamu mungkin telah membuat pilihan yang salah.

Kami berjalan di hutan selama satu jam.
Selama itu, kami sudah bertemu 20 goblin.

Sihir deteksi itu praktis, memberi tahumu letak para goblin. Terlalu tidak adil untuk membunuh mereka dengan sihir jarak jauh bahkan sebelum mereka menyadarimu.

Ambil batunya dengan benar.
Aku tahu.

Goblin itu jatuh di depan Rurina, dan dia mengeluarkan pisaunya untuk membedahnya. Dia mengambil batunya dan membakar mayatnya.
Itu untuk membuat hewan dan monster lainnya menjauh.

Sepertinya sarang goblin di dekat sini.

Aku mengkonsentransikan sihir deteksi di satu tempat.
Aku akan mendekat secara perlahan sekarang.
Itu sama seperti di dalam game. Ketika sedang menaklukkan sesuatu yang berjumlah banyak, serangan dadakan sangat efektif.
Secara tidak sadar, aku menggunakan sihir terkuatku dan mendaratkan pukulan pertama pada monster yang sedang lengah.
Kalau dalam permainan, penaklukan akan sukses.

Sepertinya itu adalah gua.
Apa kamu, secara kebetulan, berencana memasuki gua itu?

Bahkan aku tidak ingin memasuki gua yang dipenuhi segerombolan goblin.
Ada sekitar lima goblin berdiri di pintu masuk gua.
Mungkin para penjaga.

Aku ingin mengonfirmasi sesuatu, jadi tunggu di sini.

Aku membacakan mantra untuk sihir angin dan melepaskannya ke arah gua.
Sihir angin melewati setiap sudut gua.

Konfirmasi selesai. Rupanya, satu-satunya jalan masuk ke gua ada di sana. Aku akan pergi sekarang, jadi tunggu di sini
Tunggu, kamu benar-benar pergi?

Aku memotong kepala lima goblin sebelum suaranya mencapai telingaku.
Aku kemudian membayangkan beruang merah yang terbakar.

Bear Fire

Api berbentuk beruang dilepaskan ke dalam gua.
Kulanjutkan dengan mantra lain.

Bear Wall

Aku menutup pintu masuk dengan dinding berbentuk beruang.
Selesai.
Sekarang aku hanya perlu menunggu.

Yuna-chan, apa yang kamu lakukan?
Aku menembakkan api panas ke dalam gua, lalu menutup pintu masuk dengan tembok. Saat ini, gua mulai terbakar panas dan juga kehabisan oksigen, sehingga mereka akan mati lemas.

Oksigen? Mati lemas?

Apakah oksigen mungkin tidak diketahui di dunia ini?
Jika demikian, menjelaskannya akan merepotkan.

Secara sederhana, bagian dalam gua kehabisan udara.
Apakah begitu?
Udara menghilang saat api dinyalakan dan dibiarkan di dalamnya. Karena itu, para goblin sekarang menderita karena kekurangan udara. Bagus dan mudah, kan? Atau apa kamu berpikir aku ingin melawan goblin di dalam gua tersebut?

Rurina-san menganggukkan kepalanya.

Ada waktu luang dan para goblin sibuk, jadi mari kita makan siang?
Kau ingin makan di sini?

Jangan katakan itu.
Aku tidak mau makan di tempat di mana goblin dapat menyerang kapan saja.
Padahal, aku punya deteksi sihir, jadi aku baik-baik saja.

Kami juga bisa kembali ke desa, tetapi bukankah itu terlalu ribet?
Ya tapi ... Ngomong-ngomong, berapa lama kita harus menunggu?
Biasanya, hanya beberapa menit? Aku berniat menunggu sampai aku dapat memastikan bahwa semua goblin sudah mati dengan menggunakan sihir pendeteksi.

Untuk saat ini, Rurina-san mengurus goblin-goblin yang ada di pintu masuk gua.
Dia kemudian mengambil makan siang dari tas yang ada di pinggangnya.
Jadi itu item bag, kah.

Berapa banyak ruang yang dimiliki tas itu?
Ini? Tidak dapat menyimpan sebanyak beruangmu. Hanya memiliki cukup ruang untuk menyimpan sekitar lima serigala.

Cuma segitu?
Kalau kupikir lagi, beruang ini adalah item cheat.
Aku memakan makanan yang disediakan, tetapi itu tidak baik.
Itu adalah daging kering dan air hangat. Ternyata, tas barang tidak menghentikan waktu.
Seharusnya aku menyiapkan makanan sendiri.
Setelah makan siang, aku menggunakan sihir pendeteksi.

Hmm?
Apa yang salah?
Satu selamat.
Satu ... tidak mungkin.
Apakah kamu tahu sesuatu?
Yuna-chan, kamu bilang kalo ada sekitar 100 goblin, kan?
Un.
Itu mungkin Goblin King.
Goblin King…

Goblin King... rajanya para goblin, lebih kuat dan lebih cerdas daripada goblin biasa.

Un, mungkin saja, dengan 100 goblin di sekitarnya.
Sepertinya dia tidak akan mati, jadi kita harus melawannya.
Mustahil! Goblin King adalah monster C-rank. Itu adalah monster yang membutuhkan party berisi petualang C-rank untuk menaklukkannya.

Meski begitu, itu adalah monster yang tidak bisa menggunakan sihir dan itu hanya sedikit lebih kuat.
Akan berbahaya jika itu menghajarku, tentu saja, tapi aku tidak punya niat untuk dihajar.

Kita harus kembali ke guild dan meminta dukungan.
Un, seharusnya tidak apa-apa kan?
Yuna-chan, tolonglah. Kumohon lakukan seperti yang aku katakan kali ini.
Baiklah, aku akan pergi ke gua sendirian dan bertarung. Jika aku tidak keluar, hubungi guild.
Aku tidak akan membiarkanmu melangkah ke kematianmu sendiri.
Semuanya akan baik-baik saja. Aku pindahkan temboknya.
Yuna-chan!

Aku melepaskan dinding beruang, mengabaikan teriakan Rurina.
Udara panas keluar dari gua.
Aku menghamburkan udara menggunakan sihir angin.
Pintu masuk masih panas karena api beruang.

Aku tidak bisa masuk kalau seperti ini.
Tidak mungkin, jadi ayo kembali.
Un? Rupanya, sang Raja sendiri akan keluar.
Kamu pasti bercanda…
Rurina, sembunyi di belakang.

Seekor goblin besar memegang pedang merah keluar dari gua.
Ia melihatku dan meraung.
Ini adalah Goblin King.
Aku memulai pertempuran dengan Air Cutter.
Goblin King mengayunkan pedangnya dan menebas sihirnya.
Aku mulai berlari ketika dia menargetkanku.
Cepat.
Aku mengambil pedang dari Bear Box dan menahan pedang Goblin King.
Berat.
Kekuatanku sedikit lebih kuat dari goblin itu, jadi kembali ia terdorong kebelakang.
Goblin King mengayunkan pedangnya ke arahku dengan satu tangan.
Aku menahannya dengan beruang putih, menyeimbangkan tubuhku, dan bersiap untuk menggunakan sihir.
Aku ingin tahu apakah levelku lebih rendah?
Jika sihir biasa tidak berfungsi, bagaimana dengan sihir beruang?

Bear Cutter.

Aku membayangkan cakar tajam beruang dan mencakarkannya ke arah Goblin King.
Tiga bilah angin menyerang Goblin King.
Dia menggunakan pedangnya dengan cara yang sama seperti sebelumnya dan mencoba menebas sihirnya.
Namun, Bear Cutter tidak menghilang dan mengenai Goblin King.

Hmm?

Dia tidak jatuh.
Goblin King menerima tiga Bear Cutters, tetapi itu tidak mengalahkannya.

Keras?

Namun, aku tahu kalo aku telah menyakitinya.
Goblin King meraung kesal dan memelototiku.
Aku mulai berlari.
Kupikir sudah hampir waktunya untuk menyelesaikan ini.
Aku menggunakan sihir bumi untuk membuat lubang di depan goblin.
Tidak peduli seberapa pintar dia, Goblin King tidak dapat melihat lubang yang terletak tepat di depannya, terutama jika kepalanya penuh dengan amarah.
Goblin King hanya bisa melihatku.
Dia tidak memperhatikan langkahnya dan jatuh ke dalam lubang.
Dia bisa mungkin dapat memadamkan apinya lagi, jadi aku menembak Bear Cutters menuju lubang itu.

Bear Cutter, Bear Cutter, Bear Cutter, Bear Cutter, Bear Cutter.

Herannya, ini sangat kuat.
Aku bisa mendengar jeritan dari dalam lubang itu.
Mungkin dia mencoba memanjat, tetapi Bear Cutters menjatuhkannya kembali.
Aku tidak mendengar jeritan lagi setelah menembak Bear Cutters.
Aku menggunakan sihir deteksi dan melihat bahwa reaksi Raja Goblin telah menghilang.
Ketika aku berhenti merapalkan sihir, Rurina keluar dari balik pohon.

Apa sudah selesai?
Aku tidak mendapatkan reaksi apa pun dari sihir deteksi, jadi tidak apa-apa.
Aku tidak percaya, kamu benar-benar mengalahkannya.
Dia gigih sekali, aku sungguh terkejut. Baiklah, aku akan mengkonfirmasi apakah dia sudah mati, jadi menjauhlah dari lubang.

Aku meninggikan tanah dengan sihir bumi.
Mayat Goblin King keluar dari lubang.
Sudah mati, tetapi wajahnya masih menunjukkan rasa takut.

Benar-benar mati, kan?
Iya.

Aku menembak Bear Cutter lain untuk memastikannya, tetapi Goblin King tidak menunjukkan reaksi apa pun.

Kalau begitu, ayo lakukan.
Yuna-chan, Goblin King ini bisa masuk ke item bag mu?
Bisa.
Lalu, bisakah aku memintamu untuk memasukkannya? Sudah cukup untuk membawa batu sihirnya, tapi kita bawa saja seluruh tubuhnya, untuk jaga-jaga.

Aku memasukkan Goblin King ke dalam Bear Box.
Aku juga mengambil pedang itu.

Sekarang, hanya goblin di dalam gua yang tersisa.
Kalau begitu, ayo masuk saat sudah mendingin.

Aku mendinginkan gua dengan air dan sihir angin.

Kupikir tidak apa-apa untuk masuk ke gua sekarang. Masuk duluan gih.
Umm, hanya sekedar memastikan, apa gua benar-benar aman?
Itu aman. Hanya, ada begitu banyak goblin yang mati, jadi mengulitinya mungkin sulit.
Yuna-chan, bantu aku ...
Nggak bakal.

Bukannya aku tidak bisa mengiris tubuh dan mengambil batu sihirnya.

Guanya gelap, jadi berhati-hatilah.
Aku punya lentera, jadi tidak apa-apa.
Ah, kalau begitu, tolong ambil ini.

Aku membuat penerangan dengan sihir cahaya.

Silakan ambil.
Aku tidak tahu mengapa lenteranya berbentuk seperti beruang, tetapi aku dengan senang hati akan menerimanya.

Rurina-san memasuki gua sendirian.
Seharusnya ada sekitar 80 mayat di dalam gua. Butuh satu menit untuk mengambil batu sihir dari tubuh, jadi seharusnya menghabiskan waktu sekitar 80 menit hanya untuk mengumpulkan batu.
Kupikir itu akan menghabiskan waktu sekitar dua jam, dengan berjalan berkeliling di dalam gua.
Aku membuat rumah kecil dengan sihir Bumi dan menambahkan jendela untuk ventilasi yang lebih baik.
Aku berpikir tentang kemungkinan monster lain muncul dan memblokir pintu masuk.
Mereka tidak akan bisa masuk melalui jendela karena jendelanya kecil.
Alhasil, aku membuat tempat tidur dan berbaring.
Itu sulit, tetapi bukan berarti aku tidak bisa tertidur.
Aku akan membeli selimut lain kali.
Mentalku lelah, jadi aku langsung tertidur.

Facebook twitter Google+

Related Post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Komentar