Bab 25 - Bear-San Mencari Tempat Untuk Memilah Mayat Monster

=======================
Penerjemah : Aizar
TLC & Editor : Rena
=======================




Catatan Penulis :
Baru baru ini, saya memikirkan untuk mengkoreksi tentang batu-batu sihir setelah membaca ceritanya kembali
Saya membeli ratusan pisau, namun satupun tidak saya gunakan.
Saya menulis setiap hari tanpa tanpa memerhatikan alurnya,sehingga beginilah jadinya.
Kesalahan yang disebabkan oleh kemampuan mengeja dan menulis? Ini baru normal.
Setiap kali saya membaca kembali,pikiran-pikiran tersebut menganggu saya.

Ketika kami tiba di pintu masuk guild, Fina bilang ingin menunggu di luar, jadi aku masuk sendirian.
Tentu saja, tidak akan menyenangkan berjalan di tengah-tengah gerombolan lelaki kotor.
Ada juga para idiot yang akan menghampiri dan membuat masalah disaat anak-anak memasuki guild.

Aku akan segera kembali, jadi tunggulah aku.

Setelah memasuki guild, aku berjalan ke arah Helen yang sedang berada di meja resepsionis.

Apakah kamu ingin melapor tentang permintaan yang kamu terima, Yuna-san?

Iya, karena permintaannya sudah selesai.

Kalau begitu, izinkan aku melihat kartu guildmu.

Aku menyerahkan kartu guildku.
Helen mengkonfirmasi permintaan yang terdaftar di dalamnya.

Yuna-san, kamu menerima permintaan untuk penaklukan Tiger Wolf ?!

Itu benar.

Selain itu, kamu baru saja menerimanya hari ini, namun kamu sudah menyelesaikannya ?!

Ketika Helen berteriak, para petualang di ruangan itu memulai keributan.

Yo, Helen berkata itu adalah Tiger Wolf.

Dia mengalahkan monster tingkat D sendirian ?!

Tapi habitat Tiger Wolf jauh dari sini. Bisakah kamu benar-benar kembali hanya dalam sehari?

Apa, kamu tidak tahu?

Tahu apa?

Dia si Beruang

Beruang? maksudmu pakaian gadis itu?

Bukan itu. Dia memanggil beruang sebagai makhluk panggilan, naik ke atasnya, lalu pergi.

Makhluk panggilan? Seekor beruang?

Aku melihatnya! Bahkan ada dua, yang hitam juga yang putih.

Petualang lainnya bergabung ke dalam percakapan mereka.

Ada dua!

Selain itu, mereka cepat

Cerita tersebut bermula dari belakang, tetapi cerita itu segera menyebar hingga ke sini

Jadi, Yuna-san, bolehkah aku mengambil batu sihir sebagai bukti penaklukan?

Aku mengambil dua batu sihir dari dalam Bear Box.

Dua batu sihir?

Ada dua batu sihir.

Bahkan menjadi ribut di belakangku karena aku memperlihatkannya, tetapi aku mengabaikannya.
Helen menerima batu sihir dan menaruhnya di atas piringan kristal.

Ya, tanpa keraguan, keduanya dikalahkan hari ini. walaupun pada permintaan hanya diminta satu, aku dapat meningkatkan hadiahmu, apakah itu dapat diterima?

Ya, tidak apa-apa. Apa yang terjadi jika aku menolak?

Kamu hanya akan menerima upah permintaan untuk satu Tiger Wolf, dan hanya satu penaklukan yang akan terdaftar di kartu guild mu. Satu batu sihir akan dikembalikan padamu juga.

Un, aku tidak perlu batu sihir sekarang, jadi tolong daftarkan keduanya.

Aku mengerti. Dua penaklukan Tiger Wolf telah terdaftar. Kalau begitu, maafkan aku bila lancang tetapi apakah kamu membawa bahan mentah Tiger Wolves bersamamu?

Tatapan Helen mengarah ke Bear Box.

Aku memilikinya, akan tetapi aku tidak ingin menjualnya.

Apakah begitu. Akan sangat membantu jika kamu menjualnya ke guild.

Tidak akan, aku menginginkan bulu nya.

Ya, aku memikirkan Fina yang telah melepas bulu para Tiger Wolf agar aku dapat menghias Rumah Beruang yang suram itu dengan bulu tersebut.
Itu akan terlihat bagus terlepas dari aku menghiasi tembok ataupun lantai dengan bulu tersebut.

Aku mengerti, itu memalukan tentang bulunya, tetapi apa yang akan kamu lakukan dengan taring, cakar, dan dagingnya?

Aku tidak membutuhkannya, jadi aku akan menjualnya setelah Tiger Wolf telah dibongkar.

Kantong uang yang sangat berat dan kartu guild dimasukkan ke dalam Bear Box.
Aku meninggalkan Helen dan menemui Fina, yang telah menunggu di luar.

Maaf telah membuatmu menunggu. Kalau begitu, haruskah kita pulang?

Kakak tidak menjual Tiger Wolf dan kelinci bertanduk?

Itu merepotkan, jadi aku akan menjualnya lain kali. Lagipula aku dibayar dengan layak, jadi kamu tidak perlu khawatir.

Itu karena aku lupa menaruh material yang sudah dibongkar ke dalam kotak beruang sebelum menyingkirkan rumah beruang.

Namun, aku tidak sanggup untuk tidak membayar Fina, yang telah bekerja keras membongkar hari ini.

Kak Yuna.

Fina terkejut melihat koin perak yang ku berikan padanya

Tidak apa-apa, ambil saja.

Aku telah bertanya Gentz-san, yang membeli bahan monster mentah, tentang harga pasar monster.
Aku memberikan sedikit lebih dari itu.

Aku mungkin tidak berada di sini selamanya, jadi simpan uangmu.

Terima kasih, kak Yuna.

Sebab Fina tersenyum lebar, aku akan menepuk kepalanya.
Keesokan harinya, Fina datang ke penginapan pagi-pagi sekali
Aku ingin memberitahunya bahwa tidak masalah untuk beristirahat hari ini, sebab kami sudah bekerja keras kemarin.

Meskipun aku juga berpikir untuk beristirahat hari ini, itu salahku karena tidak memberitahunya kemarin.
Ini juga menyusahkan untuk keluar setiap kali harus melakukan pembongkaran.
Apakah ada gudang yang bisa dipinjam entah di mana?
Walaupun ada, itu akan memakan biaya
Akan lebih baik jika aku bisa meminjam gudang di guild. Untuk sekarang, mari menuju ke guild dan mencarinya.
Fina ikut bersamaku ke guild.
Ini lebih lambat dari waktu keberangkatan yang biasanya, sehingga hanya ada sedikit petualang di guild.
Aku menuju ke meja resepsionis milik Helen, sebab dia terlihat seperti memiliki banyak waktu luang.

Selamat pagi.
Apakah kamu mencari permintaan hari ini seperti biasanya?

Tidak, aku ingin menanyakan sesuatu.

Apakah itu?

Apakah ada tempat yang bisa ku pinjam untuk membongkar monster.

Untuk mayat-mayat Tiger Wolf?

Mereka juga. tetapi aku punya segala macam monster yang perlu dibongkar juga. Akan menyenangkan bila aku dapat meminjam gudang milik guild

Itu tidak mungkin.

Sudah kuduga.

Juga, kamu tidak bermaksud meminjam jangka pendek,tetapi jangka panjang,kan?

Mm, tentang itu, aku tidak tahu.

Dalam hal ini, aku dapat memperkenalkan mu ke tempat lain sebagai gantinya.

…Itu benar. Apakah ada sebidang tanah kosong?

Tanah, ya?

Yap, ruang terbuka kosong yang luas.

Aku pikir ada, tetapi Guild para Petualang tidak memiliki kekuasaan hukum atas tanah, jadi akan lebih baik jika kamu berkonsultasi dengan Guild Pedagang
Guild Pedagang?

Ya, guild yang menangani transaksi barang. Tentu saja, mereka juga menangani transaksi tanah, jadi aku berpikir untuk mengirim kamu kepada mereka.

Baiklah, aku akan menemui mereka

Ketika aku bertanya kepada Fina apakah dia tahu dimana Guild Pedagang berada, dia berkata dia tahu, jadi mari kita langsung pergi.

Facebook twitter Google+

Related Post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Komentar