Bab 16 - Eternal Slave Re


=========================
Penerjemah : [Insert Name Here]
Editor : Rice Cooker
Pemeriksa Akhir : Rena
=========================


Eternal Slave Revision
Aku segera mengecek bahan yang diperlukan di menuku.
Eternal Slave x1
Slave Pledge x2
Itu pola yang mudah dimengerti.
Ini memperkuat dan merombak Eternal Slave yang asli menggunakan 2 slaves pledge.
Aku mengarahkan pandanganku ke arah Risha dan Mira.
Mereka menyadari maksud dari tatapanku tanpa keraguan.
Apa yang terjadi Master?
Waktunya kerja?
Risha memiringkan kepalanya sebagai tanda kalau dirinya bingung, sedangkan Mira nampak bersemangat.
Ada sesuatu yang ingin aku buat. Tolong bantu aku.
「「Baik!!
Mereka menanggapinya sembari mengangguk.
Aku kembali memeriksa menu. Aku sudah memiliki satu Eternal Slave, hanya perlu membuat slave pledge untuk melengkapinya.
Mari kita lihat, bahan slave pledge
Blood Ink x1
Contract of Seven Lives x1
Keduanya adalah bahan yang tidak kumiliki.
Aku memeriksa deskripsi dari Blood Ink.
Slave Blood x1
Jadi begitu.
Dengan kata lain aku membutuhkan darah milik Risha dan Mira?
Aku mempersiapkan dua lingkaran sihir di atas tanah.
Panah muncul dan menghadap ke arah Risha dan Mira.
Kali ini sedikit berbeda dari sebelumnya.
Salah satu lingkaran menunjuk ke arah Risha dengan yang lain menunjuk ke arah Mira.
Ini tidak terlihat seperti penunjuk umum, tapi sebaliknya, malah menunjuk ke suatu hal yang lebih spesifik.
I-ini kita?
Tubuh kita bersinar…..tidak, ini pembuluh darah kita?
Seperti yang dikatakan Mira, panah itu tidak menunjuk tubuh mereka, melainkan mengarah ke pembuluh darah mereka.
Kecantikan mereka tampak menyihir pada saat tubuh mereka bersinar seolah – olah pembuluh darah mereka adalah manifestasi dari tulang daun.
Sepertinya ini memerlukan darah kalian.
Dipahami
Haruskah kita menggunakan panah ini?
Mereka meraih salah satu panah yang kita buat sebelumnya, dan melukai telapak tangan mereka.
Darah langsung keluar dari luka dan menetes kedalam lingkaran sihir.
Setelah darah yang dituangkan memenuhi syarat, lingaran sihir mengubahnya menjadi item.
Itu disebut, Blood Ink.
Sekarang, bawa yang lain.
「「Baik!!
Aku sekali lagi membuat 2 lingkaran di atas tanah untuk membuat bahan yang disebut Contract of Seven Lives.
Yang ini membutuhkan bahan reguler. Ini membutuhkan kulit seekor Elka, Jadi mereka membawa beberapa kulit kedalam lingkaran sihir.
Kemudian, sebuah perkamen (Walaupun ini tidak di buat dari kulit domba) dengan tulisan di atasnya muncul di tengah lingkaran.
Setelah mengangkat kedua perkamen, aku segera membacanya.
Aku belum pernah mendapat surat seperti ini sebelumnya, tapi entah bagaimana aku berhasil membacanya.
Ini...  kontrak yang mengikat?…..hmmm…
Aku mengerutkan keningku.
Isinya sedikit.. aneh.
Apa yang salah?
Perlihatkan pada kami juga..
Mereka mendekat ke arahku dan dengan segera mengapit diriku, sembari mengintip isi perkamen..
Aku menyerahkan Contract of Seven Lives kepada mereka.
Mereka segera membacanya dengan konsentrasi yang tinggi.
Ringkasan kasarnya seperti ini
**Para budak (Yaitu keduanya), bersumpahlah untuk melayani Master (aku) untuk selamanya, dengan jaminan jiwa kalian (para budak).
Bahkan jika kalian terlahir kembali sampai 7 kali, kalian akan selalu menjadi milikku dan melayaniku apapun perintahku.
Jika kalian menyutujuinya, tanda tangani kontrak ini dengan blood ink.**
Itu isinya.
Masalah utamanya adalah..Menjadi budakku bahkan jika kalian terlahir kembali sampai 7 kali”. Itu yang membuatku bingung untuk meminta persetujuan mereka.
Mereka berdua, dengan hampir bersamaan—- tidak, malah lebih seperti mereka berlomba untuk menjadi yang lebih cepat
Mereka menyambar Blood ink dan menyutujui kontrak.
Kontrak bersinar dan berubah menjadi bola cahaya.
Aku terkejut.
OiOi! Sebaiknya kalian berpikir lebih serius tentang ini!? Kontrak ini terus berlaku sampai kalian terlahir kembali sebanyak 7 kali tahu!? Dengan kata lain.. selamanya! Apakah ini baik – baik saja!?
Ya, itu karena aku adalah budak Master.
Sebenarnya.. malah aku senang dengan ini!
Kata keduanya dan memberiku dua bola cahaya.
The Eternal Little. (TN Eng. Aku gak tau artinya) (Tl note. Apa lagi aku T_T) (Rena Note: Maaf aku nggak bisa bantu)
Sepertinya aku terlalu meremehkan mereka.
Aku paham.
Aku menerima kedua bola cahaya itu dan menatap mereka.
Tolong terus menjadi milikku selamanya.
「「Baik!!
Sihir terisi sebanyak 100,000—
Sihir terisi sebanyak 100,000—
Sihirku meningkat, yah abaikan saja untuk saat ini.
Aku membuka menu dan membuat lingkaran sihir untuk Eternal Slave Revision.
Panah menunjuk ke arah Eternal Slave dan bola cahaya, Jadi aku menyatukannya.
Sihir itu mengubah semua bahan menjadi sebuah pedang.
Eternal Slave Revision. The Reborn Sword of Servitude.
Aku mengangkatnya dan melihatnya dengan serius.
Ini gak banyak berubah huh… satu – satunya perubahan yang mencolok adalah pedang ini sekarang punya dua permata?
Ada permata merah dan biru muda di gagang dan badan pedang.
Dalahm hal ini.. Revisi? Aku yang sedang berpikir tanpa sadar menyentuh permata merah
Tubuh Risha bersinar dan—-terserap kedalam pedang!!!!
Pedang tiba – tiba tertutupi aura merah dan berubah menjadi api yang berwarna merah menyala.
Itu berubah menjadi pisau yang sepertinya terbuat dari api merah.
Risha-san!?
I-ini…..
(M-master?)
Aku mendengar suara di dalam kepalaku, dan perasaan hangat mengalir ke dalam diriku.
Aku senang menyatu dengan Master.
Perasaan seperti itu.
….Oh begitu..
Kali ini aku menyentuh permata biru.
Risha segera muncul dan Mira terserap.
Kali ini badan pedang menjadi air yang berwarna biru muda.
(A-a-aku meleleh~~~)
Master Master Master Master Master Master Master Master Master Master Master Master Master Master Master Masterrrrrrrrrrr
Berisiktapi gak terlalu buruk.
Aku menyentuh permata itu lagi dan Mira muncul.
Kedua budakku, Eternal Little Revised.
Aku menatap mereka dan wajah mereka memerah.
Aku mengandalkan kalian.
「「BAIK!!!
Wajah mereka dipenuhi dengan suka cita saat mereka mengangguk dengan semangat
Sihir terisi sebanyak 1,000,000—
Sihir terisi sebanyak 1,000,000—
Sihirku terisi tapi——
Setelah aku memperhatikannya, tingkat kekuatan sihirku menunjukkan angka 999,999.
Kebahagiaan mereka telah melampaui batas Bronze Card.



Facebook twitter Google+

Related Post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Komentar