Bab 16 – Bear-san, Libur di Hari Hujan | Bagian 2



Catatan penulis: Maaf kalau bab kali ini pendek.
---------------------------------------------------
Editor : DarkSoul
---------------------------------------------------
Lupakan saja soal latihan otot. Karena waktu makan siang hampir berakhir, aku turun ke bawah mencari cara lain untuk menghabiskan waktu.
Ruang makan dan meja resepsionis penginapan berada di lantai pertama.
Ruang makan sungguh penuh sesak, sama seperti saat makan siang sebelumnya.
Meskipun saat ini, tidak ada satu orangpun yang makan.
Elena duduk di konter dengan ekspresi lelah.

Ah, Yuna-san, aku minta maaf untuk yang sebelumnya.
Tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Jadi, ada apa?
Cuma kepingin menghabiskan waktu.

Aku duduk di konter.

Meski aku berkata kalau aku ingin menghabiskan waktu, tidak ada yang bisa aku lakukan. Untuk saat ini, bisakah aku mendapatkan sesuatu untuk diminum?
Ya, tunggu sebentar.

Elena pergi ke belakang dan membawakan minuman.

Ini dia minumanmu, Jus Buah Mira.
EDNote: Kalo mau lebih efisien lu potong jadi Cuma “Nih” aja udah bener
TLNote: Pelayan toko mana yang bakal bilang “Nih, minumanmu” ke pelanggannya.

Ada porsi untuk dirinya juga. Dia duduk di depanku dan mulai minum.

Kamu tidak sibuk?
Aku sedang istirahat. Aku benar-benar sibuk tadi, jadi aku istirahat sekarang. Meski begitu, aku masih menjaga di toko, bukan berarti aku lagi bolos kerja!

Untuk saat ini, aku mengucapkan terima kasih ketika aku menerima jus.
Jusnya.
Rasanya sedikit hambar.
Sayang sekali jus itu hangat.
Un?
Kalau jusnya hangat, maka akan lebih baik kalau aku mendinginkannya.
Aku menyentuh gelas dengan (sarung tangan) beruang hitam.
Aku memikirkan sebuah gambar es batu saat memasukkan kekuatan sihir.
Dengan bunyi letupan, es mulai mengambang di tengah gelas.

Hei, apa yang kamu lakukan?
Aku cuma memasukkan es ke dalam jus. Ku pikir rasanya akan enak ketika dingin.

Setelah mengatakan itu, aku meminum jusnya.
Kenikmatannya telah naik beberapa level.

A-aku ingin es juga, tolong!

Selagi aku menikmati minumanku, Elena memberikan gelasnya.
Aku tidak merasa ingin menolaknya, jadi aku juga memasukkan beberapa es ke dalam gelas Elena.

Terima kasih banyak.

Elena dengan terampil mengaduk es di minumannya sampai mencapai kedinginan yang pas sebelum diminum.

Oh, enaknya! Hanya dengan mendinginkannya saja membuatnya seenak ini. Ini akan sangat cocok di cuaca panas, tetapi tidak ada ruang yang tersisa di kulkas untuk mendinginkan jus.

Bahkan di dunia ini, kulkas juga ada.
Kulkas ini dibuat dengan menggunakan batu sihir es.
Batu sihir es itu sulit didapat, jadi kulkas cukup berharga di kota ini.
Menurut Buku Panduan Monster, monster yang tinggal di utara menghasilkan batu sihir es.
Yah, sederhananya, monster dengan batu sihir es tidak dapat ditemukan di sekitar sini.
Namun, batu sihir itu hanya diperlukan saat membuat kulkas dengan opsi freezer.
Kalau kulkas biasa yang fungsinya hanya untuk mendinginkan makanan, bahkan batu sihir tanpa atribut dari serigala dapat digunakan, setelah elemen sihir es dimasukkan.
Oleh karena itu, memiliki kulkas ber-freezer merupakan kemewahan.
Masyarakat umumnya menggunakan kulkas biasa.

Kalau saja kulkasnya sedikit lebih besar ...

Es di jusku membuat suara dentingan saat aku meminumnya.

Elena tidak bisa menggunakan sihir?
Tentu saja, tidak mungkin aku bisa. Siapa pun yang bisa menggunakan sihir tidak akan menjadi putri penjaga penginapan sederhana. Aku sedikit cemburu padamu, Yuna-san.
Meskipun kamu bilang bahwa kamu iri, aku tidak bisa menggunakan sihir tanpa beruangku.
Pada dasarnya, semua penduduk dunia ini memiliki kekuatan sihir (menurut Elena).
Aku diberitahu hal ini ketika aku pertama kali menggunakan kamar mandi.
Sebuah batu sihir air dan batu sihir api digunakan di kamar mandi.
Ketika kekuatan sihir dituangkan ke dalam batu sihir, air panas keluar.
Ketika aku sedang mandi, aku tidak berpikir untuk menggunakannya, karena aku telanjang, tetapi biasanya, batu sihir api itu bisa digunakan untuk membuat air panasnya.
Bahkan dalam deskripsi penggunaan beruang tertulis "penggunaan kekuatan sihir", jadi aku tahu bahwa aku juga memiliki kekuatan sihir dalam diriku.
Namun, aku tidak bisa menggunakan sihir tanpa kostum beruang.
Bahkan Elena, yang memiliki kekuatan sihir, masih mengatakan bahwa dia tidak bisa menggunakan sihir.
Singkatnya, di dunia ini, hubungan kekuatan sihir dan sihir tidak benar-benar dapat dipahami.
Sepertinya aku sama seperti Elena kalau tanpa beruang.
Mempertimbangkan hal itu, apakah ada kemungkinan aku bisa menggunakan sihir, bahkan ketika aku tidak memakai beruang?
Meskipun, sangat mudah hanya memikirkan gambar saja sudah cukup untuk menggunakan sihir ketika aku mengenakan beruang, jadi aku tidak ingin memikirkannya sekarang.

Pada akhirnya, aku malah mengobrol dengan Elena sampai tiba waktunya makan malam.
Aku yang baru saja menghabiskan waktu, baik-baik saja, tapi Elena, yang bolos kerja, menerima omelan dari ibunya.


Facebook twitter Google+

Related Post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Komentar