Bab 20 – Makhluk Panggilannya Bear-san adalah Beruang, dan Rumahnya Bear-san adalah Rumah Beruang

=======================
Editor: DarkSoul
=======================

Author’s note: Siapa saja, tolong berikan aku ilmu pemberian nama skill.

aku juga kepengin skill menulis juga.


Aku menerima permintaan dari meja resepsionis yang kosong dan meninggalkan guild.

Kak Yuna, permintaan apa yang kamu terima?
Penaklukan Tiger Wolf.
Kakak!
Kenapa?
Kudengar kalau Tiger Wolf lebih besar dan lebih kuat dari Serigala biasa. Apa kamu nanti nggak apa-apa?

Dia dengan cemas memegang kostum Beruang milikku.

Nggak apa-apa kan?

Itu cuma Serigala yang sedikit lebih besar, kan?
Aku mengelus kepala Fina karena dia tampak khawatir, lalu kami pergi meninggalkan kota bersama.
Di gerbang kota, ada dua baris orang yang meninggalkan kota; baris pedagang yang lebih lambat dan baris petualang yang lebih cepat.
Kami juga berbaris. Aku menunjukkan Guild Card ku dan kami meninggalkan kota.
Kami melewati gerbang dan, setelah berbelok dari jalanan dan berjalan selama beberapa menit, kami tiba di daerah yang tidak berpenghuni.
Beberapa petualang melihat kami dari kejauhan.

Tanpa memikirkan mereka, kami berhenti.

Kakak?
Aku akan mengeluarkan sesuatu yang bisa kita tunggangi, jadi tunggu sebentar ya.

Aku menyuruh Fina untuk mundur sedikit sebelum melemparkan beruang putih dan beruang hitamku sejauh yang aku bisa.
Kekuatan sihir mengaliri keduanya.
Ketika mulut beruang terbuka, muncullah objek putih dan objek hitam.
Kedua objek itu mulai menggeliat-geliat.
Mereka perlahan berdiri dengan empat kaki.
Ya, mereka adalah Hewan Beruang Panggilan!
Seekor beruang putih dan beruang hitam berdiri di depan ku.
Mereka bersandar pada ku, jadi aku mengelus wajah mereka dan mengusap dagu mereka.
Sepertinya mereka merasa keenakan, karena mata mereka menyipit.
Mereka lembut banget, jadi rasanya sangat enak ketika menyentuh mereka.
Mereka dengan lembut mengusap pipiku.

Kakak!

Fina mundur selangkah.

Jangan khawatir. Mereka makhluk panggilanku, jadi mereka aman. Ayo Fina, coba sentuh mereka juga.

Fina dengan perlahan mendekat dan dengan hati-hati menyentuh seekor beruang.
Setelah mengerti bahwa beruangnya tidak akan melakukan apa pun, wajahnya tersenyum.

Baiklah, ayo naik ke Hugging Bear, Fina.
Hugging Bear?
Nama beruang putih adalah Hugging Bear, dan nama beruang hitam adalah Swaying Bear.

Setelah berada di atas Hugging Bear, Fina duduk dengan hati-hati.

Tidak apa-apa, kamu tidak perlu khawatir.

Fina dengan cemas duduk di atas Hugging Bear.
Setelah Fina duduk, Hugging Bear perlahan berdiri lagi.

Uwahhh.
Jika kamu memegangnya dengan erat, kamu akan baik-baik saja. Yah, Hugging Bear juga memiliki kemampuan yang mencegah agar penunggangnya tidak jatuh begitu saja.

Mungkin akan mengejutkan bila jarak pandangmu mendadak makin jauh.

Misalkan, jikalau kamu tertidur dan melepas peganganmu, kamu tetap tidak  jatuh.

Setelah Fina tenang, aku ikut menunggangi Swaying Bear.

Pertama, kita pelan-pelan. Setelah terbiasa, kita dapat bergerak lebih cepat.
U-un.



Kami berdua mengendarai beruang yang sedang berlari, menuju gunung yang dihuni para Tiger Wolves.
Tentu saja, para petualang, pedagang, dan penjelajah yang berpapasan, menatap kami dengan wajah terheran-heran.
Pada awalnya, aku khawatir tentang tatapan heran yang ditujukan padaku setiap kali memanggil beruang, tapi merepotkan karena harus menjauh dulu dari kota tiap memanggil mereka, lama-kelamaan aku tidak peduli dengan tatapan mereka.

Beruang yang kami tunggangi secara perlahan mempercepat larinya.
Kami pergi lebih jauh lagi, melewati gunung tempat Goblin King berada.
Perjalanan akan memakan waktu enam jam jika kami berjalan kaki, tetapi kami tiba dalam 30 menit dengan menunggangi beruang.

Ahhhhhh!

Nampaknya Fina bersenang-senang.
Aku tidak tahu berapa kecepatan yang telah kami lalui, karena tidak ada speedometer yang menempel pada beruangku.
Aku belum pernah naik mobil atau sepeda motor sebelumnya, jadi aku tidak bisa memahami kecepatannya hanya lewat perasaan.
Namun, aku mengerti bahwa kecepatan kami telah meningkat pesat.
Meskipun kami mempercepat laju beruangnya, tekanan angin tidak meningkat.
Kedua beruang menghasilkan kekuatan yang membungkus seluruh tubuh mereka, sehingga tekanan angin tidak terasa.
Karenanya, kami bahkan bisa tidur selama perjalanan.
Aku semakin meningkatkan kecepatannya, jadi kami tiba di desa yang dulunya merupakan klien permintaan penaklukan goblin, dalam sekitar 30 menit.
Akan merepotkan jika mereka melihat kami dan membuat kehebohan tentang beruang, jadi kami pergi ke pegunungan tanpa memasuki desa.
Kecepatan kami menurun setelah kami memasuki pegunungan.
Mari nikmati pendakian dengan santai dari sini.

Kalau kuingat betul, seharusnya ada di suatu tempat sekitar sini.

Tertulis di formulir permintaan bahwa Tiger Wolves muncul di sekitar sini.
Aku menemukan tanah lapang di tengah pegunungan dan turun dari Swaying Bear.

Apa tempat ini bisa?

Aku memeriksa bebatuan di sekeliling.
Untuk saat ini, aku akan mengambil beberapa barang dan menyiapkannya dari Bear Box.

Kak Yuna!

Sesuatu keluar sehingga Fina berteriak kaget.
Fina hari ini tidak melakukan apa pun kecuali berteriak.
Yang keluar adalah sebuah rumah. Rumah Beruang.
TLNote: Rumah yang bentuknya mirip beruang, bukan rumah beruang asli
Ada Rumah Beruang berlantai dua dilengkapi taman di depan kami.
Penampilan dari depan, tampak seperti beruang raksasa yang berdiri dengan keempat kakinya.
Pintu masuk berada di mulut beruang raksasa yang terbuka, dan lantai dua adalah anak beruang yang berada di atas beruang raksasa, kami bisa melihatnya dari sini.
Ada juga gudang yang menempel di samping rumah.

Untuk saat ini, mari kita masuk dan beristirahat.
... Un.

Biarkan beruangnya menunggu di taman.
Rasanya seperti sedang dimakan saat memasuki mulut beruang.
Sampai di dalam Rumah Beruang, bagian dalamnya mirip dengan rumah bergaya Jepang, karena aku yang tinggal di sini.

Ah, tolong lepas sepatumu di sana.

Aku tidak tahu kebiasaan dunia ini jadi aku bilang saja padanya, untuk jaga-jaga saja.
Setelah melepas sepatu kami di pintu masuk, kami pergi ke ruang tamu.
Lantai pertama terdiri dari ruang tamu, dapur, kamar mandi bertoilet, dan gudang mini.
Di lantai dua ada kamarku dan beberapa kamar tamu.
Ada balkon di atap yang terletak di kepala anak beruang, yang ingin kujadikan sebagai tempat mengeringkan cucian.

Ah, silahkan duduk di sana.

Aku menunjuk ke arah kursi seperti sofa.

Kak Yuna.
Apa?
Rumah apa ini?

Setelah melihat-lihat sekeliling ruangan, dia bertanya padaku.

Rumah yang kubangun dengan sihir.

Setelah aku tahu kalau kapasitas Bear Box tidak terbatas saat aku mencoba sihirku, aku membangun rumah ini untuk digunakan saat bepergian.
Rumah ini dibangun dengan sihir bumi menggunakan gambaran seekor beruang. Dengan begitu, rumahnya akan menjadi kuat dan tahan lama.
TLNote: Ingat penjelasan sihir Yuna. “Akan menjadi lebih kuat kalau digambarkan dalam bentuk beruang.”
Aku mendesain interior sesukaku, menggunakan sihir bumi untuk membuat dinding dan membagi-bagikan ruangan.
Aku membeli dan memasang batu sihir air untuk ruangan yang membutuhkan air.
Ada lemari es di dapur juga.
Aku juga memasang batu sihir cahaya di setiap ruangan, jadi akan tetap terang meski di malam hari.
Satu-satunya yang tidak ada dari rumah ini mungkin adalah TV dan komputer.
Kalau aku punya itu, rumah hikikomori akan lengkap.
Aku pergi ke dapur dan membawakan beberapa jus buah dingin untuk Fina.

Apakah Kak Yuna bangsawan dari suatu tempat?
Tidak, aku bukan bangsawan.
Kalau begitu, seorang putri raja?
Tidak ada putri raja yang akan berpenampilan seperti aku, bukan? Aku hanya petualang biasa.

Fina seperti ingin mengatakan sesuatu tetapi tidak jadi.

Kalau begitu, setelah beristirahat, aku akan pergi mencari Tiger Wolves.
Kalau aku?
Tidak apa kalau Fina mau mencari tanaman obat untuk ibumu bersama 
Hugging Bear. Kamu akan aman dengan Hugging Bear. Jika kamu merasa dalam bahaya, kembalilah ke rumah ini. Ada penghalang kuat di sini, jadi aman-aman saja.
……
Selain itu, monster akan ditempatkan di gudang, jadi tolong kuliti kalau kau sedang nganggur.
Bolehkah aku mengulitinya nanti?
Sepuluh persen dari penjualan material adalah penghasilan Fina, jadi bukannya terserah padamu? Apakah kamu mencari tanaman obat dengan cepat lalu menguliti monster-monster itu, atau menghabiskan seluruh waktumu mencari tanaman obat ibumu, itu tergantung padamu, Fina.
Un, aku mengerti.
Kalau begitu, ayo pergi ke gudang di sebelah akan kujelaskan di sana.

Gudang bisa dimasuki baik dari dalam maupun luar rumah.
Ukuran gudang sekitar 20 tikar tatami besar.
Hanya ada air dan meja kerja yang ditempatkan di gudang. Tidak ada barang lain di dalam.
Untuk saat ini, aku mengambil dan menempatkan sekitar sepuluh kelinci bertanduk dan serigala di dekat dinding.

Kamu tidak harus menyelesaikan semuanya. Ketika kamu selesai menguliti dan mengeluarkan isi tubuhnya, bisakah kamu menempatkannya di ruangan ini dan menutup pintunya?

Ruangan sebelah memiliki freezer.
Tempat ini dibuat untuk menyimpan barang-barang yang perlu dibekukan dalam jumlah besar.
Waktu berhenti di Bear Box, sehingga barang-barang di dalamnya tidak bisa dibekukan.
Sepertinya, Waktu di Rumah Beruang juga dibekukan saat ditaruh di Bear Box.

Baiklah, aku akan pergi, jadi berhati-hatilah. Jika sesuatu terjadi, seharusnya 
tidak masalah jika kamu mengandalkan Hugging Bear.
Facebook twitter Google+

Related Post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Komentar