Bab 28 – Kak Beruang Pergi Menuju Kediaman Bangsawan


=======================
Penerjemah: Lemon
Editor: RiceCooker
Pemeriksa Akhir: Rena
=======================


Rena's Note: Bangsawan disini menjabat sebagai walikota, bukan bangsawan biasa/pejabat negara
Tambahan: Bear-san untuk sementara aku ubah menjadi Kak Beruang. Kalo nanti tidak muncul masalah akan diteruskan demikian
Saat itu adalah sore hari setelah aku menerima sebuah permintaan, dan aku berdiri agak jauh dari mansion bangsawan yang besar itu.
Kelihatannya aku akan ketahuan oleh prajurit yang berjaga di depan gerbang jika aku bergerak sedikit saja.
Aku mempunyai firasat bahwa aku akan di interogasi jika aku tertangkap.
Walaupun prajurit penjaga gerbang yang bekerja pada bangsawan itu tidak melakukan apa-apa, dia memaparkan aura yang berbeda.
Itu adalah hal merepotkam yang tak bisa kuhindari.
Aku menyerah dan berjalan menuju gerbang itu.
Bahkan ketika penjaga gerbang melihat ku, pandangannya tetap lurus ke depan dan tidak goyah.
Dia masih menatap lurus ke depan saat aku tiba.
Entah mengapa, itu adalah tatapan yang tidak menyenangkan.

Apa urusan mu disini?
Aku adalah Yuna, seorang petualang. Aku dipanggil kesini oleh Tuan Bangsawan.
Apakah kamu...
Matanya menunjukkan bahwa dia meremehkanku.
Aku telah mendengar tentang situasimu. Untuk memastikan, tolong perlihatkan kartu guildmu.

Diluar perkiraan, sepertinya penjaga gerbang telah mengetahui banyak hal tentang ku. Aku pikir akan terjadi masalah.
Ya, setidaknya Bangsawan itu bukanlah seorang idiot yang akan mengundangku dan lupa untuk memberi tahu penjaga gerbangnya, huh.
Setelah penjaga gerbang itu selesai memeriksa kartu guildnya, aku di antar menuju pintu depan mansion itu.
Saat aku tiba di pintu, seorang maid yang berusia sekitar 20-an mengambil alih tugas penjaga itu untuk mengantarku.
Ini adalah pertama kalinya aku melihat seorang maid disini.
Dia mengenakan seragam maid yang berwarna hitam.
TLnote: Tambahan apron berwarna putih :3
Seperti yang diharapkan, mereka ada, huh.
Jika seorang penggila maid melihat hal ini, mereka pasti akan bersukacita, ‘kan?
Aku pikir itu imut tapi, sayangnya, aku tidak mempunyai perlengkapan itu (seragam maid).

Maid itu berjalan dengan tenang melewati mansion, berhenti di depan sebuah pintu, dan mengetuk.


Cliff-sama, Aku telah membawa petualang itu, Yuna-san.

Sebuah suara dari dalam memanggil, "Silahkan masuk".

Permisi.

Maid-san membuka pintunya dan mendesakku untuk masuk ke dalam.
Setelah aku dengan patuh memasuki ruangan itu, pintu nya tertutup.
Maid-san tidak ikut masuk.
Ruangan itu luas dan berisi meja kerja yang besar, meja besar, dan sofa.
Ruangan itu terlihat seperti ruang kerja.
Orang yang berada di dalam ruangan itu adalah seorang pria yang berusia akhir 30 puluhan, duduk di depan meja kerjanya.

Maaf, tapi silahkan duduk di sofa sebelah sana.

Aku dengan patuh duduk.

Kau benar-benar terlihat seperti beruang.

Pria itu kesini dan duduk di ujung sofa.
Selagi dia menatapku, sebuah senyuman geli terlihat di wajahnya.
Sudah kuduga, dia hanyalah bangsawan yang busuk.

Jika kau memanggilku hanya untuk mengejekku, aku akan pulang.
Bukan, aku minta maaf.
Jadi apa yang kau mau?
Memang benar bahwa aku juga ingin bertemu dengan mu, tapi sebenarnya putri ku lah yang ingin bertemu dengan mu.
Putrimu?
Ah, aku pikir dia melihatmu sekali di kota dan dia ingin bertemu denganmu lagi, tidak peduli apapun yang terjadi. Sebagai tambahan, dia sangat senang ketika aku membicarakan tentang pencapainmu dalam laporan-laporan.

Itulah sebabnya kenapa kami membutuhkan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi!
RiceCooker: Makannya neng bikin akun private biar gak banyak yang bocor :v
Rena: Emang ini Faceb**k

Jadi kau memanggilku demi putrimu?
Itu salah satu alasan. Alasan lainnya karena aku ingin bertemu dengan gadis beruang yang digosipkan di kota.

Emangnya aku ini beruang di kebun binatang apa?
Tok, tok.
Seseorang sedang mengetuk pintu.

Aku telah membawa Noire-sama.
Masuklah.

Seorang gadis seusia Fina masuk ke dalam.
Gadis itu berambut pirang.

Ayah, apakah itu benar bahwa Kak Beruang telah datang?

Mata gadis itu bersinar saat dia melihat ku.

Itu Kak Beruang! Namaku Noire, tapi kau boleh memanggilku Noa.
Namaku Yuna, kau tahu. Daripada Kak Beruang, bisakah kau memanggilku dengan namaku?
Ya, aku mengerti. Yuna-san, kan?
Lalu, Apa yang harus ku lakukan disini?
Bisakah kamu menemani putriku? Tentu saja, aku akan membayarmu untuk permintaan ini.

Noa menarik tanganku dan membawa ku keluar.

Kemana kita pergi?
Ke kamarku!

Dinilai dari percakapan itu, aku di bawa ke kamar Noa.

Um, apakah tidak apa-apa jika aku memelukmu?

Dia menanyakannya dengan malu-malu.

Tak apa, tapi-
Terimakasih banyak!

Noa datang dan memelukku.
Aku juga memeluk gadis berambut pirang itu.

Mungkin saja itu, karena Fina juga baik-baik saja, Aku mungkin mempunyai sifat cinta adik perempuan.
TLnote: yang ini gak ngerti aku wkkwkw
Rena: Gua juga
RiceCooker agak bingung gw ttg ini. Tapi sumber engnyapun gitu jadi pasrah ajadah gw.

Kamu lembut banget, dan juga harum.

Aku mengusap kepalanya sebagai balasan.

Aku pernah melihatmu sekali sebelumnya di kota.

Ya, aku telah mendengar tentang itu.

Walaupun aku sangat jauh, itu adalah penampilan yang sangat imut, jadi kamu dengan mudah menarik perhatian ku. Saat aku berbicara dengan ayahku, Aku diberitahu semua jenis cerita tentang Kak Beruang, Maksudku Yuna-san, berkali-kali.

Aku menepuk kepalanya.
Setelah itu, kami berbicara tentang banyak hal.
Aku bercerita tentang aku mengalahkan goblin, serigala, Goblin King, dan Tiger Wolf.

Jadi, aku mempunyai permintaan terhadap Yuna-san.
Permintaan?
Umm, maukah kamu menunjukkan makhluk panggilanmu
Makhluk panggilanku?
Ya! Saat aku mendengar tentang makhluk panggilan dari ayahku, aku ingin melihat mereka.
Itu baik-baik saja, tapi tidak bisa dalam ruangan ini. Dan juga, kita butuh izin dari ayah mu.
Rena’s Note: Makhluk Panggilan = Summoned Beast

Itu akan menjadi masalah jika aku menjadi kriminal karena aku memanggil mereka di daerah Mansion Bangsawan.

Karena itu, Ayo dapatkan izin dari ayah dan pergi ke luar.

Tanganku di tarik keluar ruangan.
Kami meninggalkan kamar Noa dan menuju kamar ayahnya, atau Kamar Cliff
Noa membuka pintunya dan masuk tanpa mengetuk.

Noa, bukankah aku selalu memberitahu mu untuk mengetuk pintunya sebelum masuk?
Maafkan aku ayah. Aku memiliki sesuatu yang ingin ku tanyakan.
Apakah itu?
Bolehkah aku di beri izin untuk melihat makhluk pemanggilannya Yuna-san?
Makhluk Pemanggilan? Ah, rumor beruang itu, huh. Bukankah itu berbahaya?

Dia bertanya pada ku, yang berdiri di belakang Noa.

Mereka tidak akan melakukan apa-apa, jadi itu akan baik-baik saja.
Aku mengerti, kalua begitu aku ijinkan.
Apakah tidak apa-apa? Jika aku berniat membunuhmu, kau akan mati, kau tahu?
Tapi kau tidak akan melakukan hal seperti itu kan.
Jadi kau percaya padaku, huh.
Aku melihat banyak hal sebelum memanggilmu. Kak Beruang yang baik hati yang akan melakukan apa saja demi gadis kecil.

Cliff tertawa cerah.
Namun, sekilas aku merasakan hawa membunuh dari senyuman itu.
Seperti yang ku pikirkan, karakter bangsawan emang sudah buruk.
Rena’s Note: Menurutku karakter disini merujuk ke istilah game. Tapi, gimana menurut pembaca sekalian
RiceCooker: bangsawan jahat bukannya lebih lekat ke light novel?
Rena: Di manga juga ada bro.

Bahkan jika aku berbaik hati pada gadis kecil, itu tidak berarti bahwa aku akan baik kepada mu juga.
Walaupun begitu, aku Bangsawan disini. Aku telah melihat banyak jenis orang, jadi aku bisa tahu hanya dengan melihat
Kau tahu bahwa aku menggunakan tudung, kan?

Tudungku telah ku pakai sejak pertama kali aku menemui Cliff, jadi wajah asliku belum terlihat.
Kalau dilihat-lihat, mungkin tindakanku ini sedikit kasar.

Kurang lebihnya. Maukah kamu melepas tudungmu dan menunjukkan wajahmu? Dari yang ku dengar, kau tidak akan melepas tudungmu walaupun diminta.

Aku tidak melepaskan tudungku?
Ada rumor seperti itu yang beredar?
Aku hanya menyembunyikan wajahku karena mengenakan pakaian beruang itu benar-benar memalukan.
Aku melepas tudungku dan menunjukkan wajahku.

K-k-kau…
Yuna-san adalah orang yang cantik! Sangat cantik.
A-a-apakah begitu, terima kasih.

Aku berterima kasih kepada Noa dan menepuk kepalanya
Walaupun itu hanya rayuan, itu membuat ku senang.
Tetap saja, aku mengenakan tudungnya kembali, karena itu memalukan.

Sayang sekali.

Cliff mengatakan sesuatu, tetapi karena kita telah mendapatkan izin, kami segera menuju ke taman mansion ini.
Untuk beberapa alasan, Bangsawan itu,dan bahkan maidnya, mulai mengikuti di belakang kami.

=========================================
Catatan Kaki Penulis
Struktur keluarga bangsawan itu masih belum diputuskan.
Ya, itu tidak masalah bahkan jika aku menulis tentang itu nanti, kan?



Facebook twitter Google+

Related Post

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Komentar